Belajar Bisnis Online dengan Sistem Dropship

Saat ini, jumlah pengangguran di Indonesia sangat lah tinggi, gelar sarjana pun kini banyak masih lontang-lantung untuk mencari pekerjaan. Banyak dari kita (termasuk penulis) menunggu-nunggu adanya kesempatan untuk mendaftarkan diri sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil). Meskipun persaingan sangat ketat tidak menutup harapan bagi para sarjana atau pun orang pada umumnya untuk bisa mendapatkan status sebagai PNS (Ngga semua orang sih, cuma kebanyakan). Tanpa kita sadari, dengan adanya mindset tersebut, kita malah membuat bingkai pembatas dalam diri kita untuk mengembangkan diri.

Sudah saatnya bagi kita untuk mencoba hal-hal baru, kita tidak lagi dapat mengharapkan secara berlebihan pada lowongan rekrutmen sebagai PNS, BUMN, pegawai perusahaan dan sudah saatnya untuk mencoba membongkar bingkai pembatas yang terdapat pada diri kita untuk mengembangkan usaha mandiri. Banyak beberapa kendala yang muncul dalam melaksanakan usaha mandiri.  Diantaranya :

  1. Modal
  2. Adanya pemikiran was-was akan laku tidaknya terhadap produk yang akan dijual atau usaha
  3. Takut untuk menjaga konsistensi dalam melakukan bisnis atau usaha
MODAL dan SOLUSINYA

Perihal modal memang menjadikan kendala utama, tanpa ada modal maka aka sulit bagi kita untuk menciptakan/memproduksi suatu barang ataupun mendapatkan alat/sarana untuk melakukan jasa (bukan berarti tidak mungkin). Saat ini, banyak sekali pengusaha baru yang sedang mencari mitra untuk bekerja sama dalam menjualkan produk seperti reseller dan dropship. Untuk menjadi seorang reseller memang kita membutuhkan beberapa modal dahulu karena sebagai reseller kita harus memiliki stok barang untuk dijual kembali. Sebagai reseller, kita nantinya akan mendapatkan harga yang sangat murah dari produsen dengan pembelian yang banyak. Sehingga ,disitulah letak dimana kita dapat mengambil keuntungan dalam melakukan penjualan. Akan tetapi dropship merupakan sistem yang berbeda dengan sistem reseller. Dalam sistem dropship, kita sama sekali tidak membutuhkan modal maupun tempat. Dimana dalam melakukan transaksi pengiriman barang dilakukan langsung oleh supplier. Peran dari dropshiper disini adalah sebagai maketer atau sales, yaitu orang yang memasarkan produk dari suplier. Adapun skema dari dropship adalah sebagai berikut.

sumber google.com

Dari gambar diatas dapat kita simpulkan bahwasannya penjualan dapat dilakukan setelah pembeli membayar harga yang telah di sepakati. Untuk Selanjutnya kamu sebagai dropship mengirimkan konfirmasi pembayaran dan melakukan transfer kepada supplier dan memberikan alamat tujuan. Untuk selanjutnya usplier mengirimkan barang langsung kepada pembeli dengan mencantumkan toko/namamu sebagai pengirim sehingga kamu tidak perlu khawatir akan terputusnya jalur pembelian dari pembeli.

ADANYA PEMIKIRAN WAS-WAS

Dalam usaha tentu kita memikirkan perhitungan mengenai permintaan, kita juga harus memperhitungkan resiko terjual atau tidaknya produk yang kita miliki. Oleh karena itu dalam melakukan bisnis kita harus mengetahui terlebih dahulu produk apa yang akan kita jual dan bagaimana dengan permintaan pasar terhadap produk yang akan kita jual nantinya. Pada sistem dropship, kita sama sekali tidak memperhitungkan kerugian tidak lakunya akan produk yang kita tawarkan. Kenapa? Karena kita tidak mengeluakan biaya dalam menghasilkan produk. Kembali saya ingatkan, bahwasannya kita disini sebagai sales atau orang yang menawarkan produk orang lain. Dengan begitu hilang kekhawatiran kita dalam memperhitungkan kerugian yang diakibatkan menumpuk dan tidak terjualnya produk yang kita tawarkan.

KONSISTEN

Konsisten adalah hal terpenting bagi setiap pelaku usaha, kadang kala suatu usaha ada pasang surutnya juga lho. yah, gimana lagi namanya juga usaha. Saya pun juga kadang merasakan tinggi rendahnya semangat dalam melakukan suatu hal, bahkan bukan hanya bisnis. Tapi perlu kita tau bahwa yang menjadikan usaha kita berhasil adalah semangat, konsisten dan usaha kita. Memang sih kalo dilihat dari pembabaran singkat diatas dropship tidak memiliki resiko, bahkan untuk konsisten dalam melakukan kegiatan itu juga bergantung pada minat kita yang kadang naik dan kadang turun tidak mempengaruhi kerugian yang kita dapatkan. Namun, dalam melakukan usaha apapun, untuk mencapai kesuksesan yang paling penting adalah konsisten. Jadi bagi para pembaca yang merasa butuh asupan motivasi dalam melakukan usaha simak di ____________

Terus apa donk kelebihan dan kekurangan sistem ini? Yuk kita bahas kekurangan dan kelebihan dari dropship


KELEBIHAN
  • Kita tidak memerlukan modal dalam usaha ini, karena adanya trasaksi terjadi apabli ada permintaan pembelian
  • Kita tidak memerlukan tempat penyimpanan, karena pengiriman barang bisa langsung dikirimkan dari suplier kepada pembeli
  • Bisa dikerjakan kapanpun, dalam sistem ini kamu tidak dituntut untuk harus selalu mejual dengan gigih hingga menghabiskan tidak dapat membagi waktumu dengan hal lain. Tetapi perlu saya ingatkan lagi mengenai keberhasilan suatu usaha juga bergantung pada konsistennya kita dalam menekuni bidang tersebut.
  • Dapat berhenti dan menjalankan usaha kapanpun kamu mau, dengan dropship kamu dapat menjual kapanpun kamu mau dan berhenti kapanpun kamu mau tanpa terikat hal-hal lain seperti kerugian tidak lakunya produk yang kamu jual. Tetapi, inilah yang nantinya menentukan bagaimana kamu bisa dapatin pelanggan. Sama seperti konsisten yang kita bahas diatas tadi ya.
KEKURANGAN
  • Keterbatasan stok yang dimiliki oleh suplier, menyebabkan tersendatnya penjualanmu. Selain itu, hal tersebut juga menjadikan turunnya minat pembeli terhadap apa yang kamu tawarkan. Untuk menanggulangi masalah diatas, solusinya adalah kamu harus mempunyai hubunga dengan suplier lain yang dapat menutup permintaan dari pembeli mu. 

Setelah kita bahas kelebihan dan kekurang, selanjutnya perlu kita tahu apa saja sih alat tempur yang kita pakai dalam menjalankan bisnis sebagai dropshipper?

Kelengkapan
  1. Laptop/PC
  2. Koneksi Internet (Ga perlu kenceng2 yang penting bisa buat browsing aja, karena internet juga dibutuhin buat cari suplier yang akan kamu ajak kerjasama dan mengiklankan produk yang kamu tawarkan kepada pembeli)
  3. HP (disarankan android), ini dipakai untuk komunikasi mu dengan buyer dan suplier. Memang sih pakai email, fb juga bisa. Cuman, kita kadang ga bisa berada di depan monitor terus menerus. 
  4. Rekening, Ini difungsikan sebagai media untuk melakukan transaksi. Karena, pembelimu nantinya tidak hanya terdapat di kota atau dalam satu daerah denganmu. Jadi, apabila buyer dan supplier ada di luar wilayah atau jauh dari tempat tinggalmu. Kamu masih bisa melakukan transaksi.



Sekian dulu pembabaran singkatnya, bagi kamu yang berminat untuk jadi dropship bisa lihat produk-produk yang ada di blog ini. Harga cenderung miring kok. Jangan lupa komennya kalo misal ada salah kata dan koreksi.

Terima Kasih

Comments

Popular posts from this blog

Keunggulan Kain Katun Bambu